أُدْعُ إِلَى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ أَحْسَنُ ...الأية *سورة النحل ١٢٥
Berdakwahlah kamu dijalan Alloh dengan khikmah, Nasehat baik dan berbantahanlah kamu terhadap mereka {yang merintangi jalan Alloh} dengan yang lebih baik.(QS. An Nahl Ayat 125)

Senin, 03 Juni 2013

CERITA TURUNNYA DUA MALAIKAT HARUT DAN MARUT KE BUMI

قِصَّةُ هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ
"Cerita / Qissoh Malaikat Harut dan Marut"
أَخْبَرَنَا يَحْيىَ بْنُ بُكَيْرٍ، حَدَّثَنَا زُهَيْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ عَنْ مُوسَى بْنِ جُبَيْرٍ عَنْ نَافِعٍ ‏عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا، أَنَّهُ سَمِعَ نَبِيَّ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ ‏وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: إِنَّ آدَمَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ لَمَّا أَهْبَطَهُ اللهُ إِلَى اْلأَرْضِ قَالَتِ ‏الْمَلاَئِكَةُ: أَيْ رَبِّ "أَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّماءَ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ ‏بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ قالَ إِنِّيْ أَعْلَمُ مَا لاَ تَعْلَمُوْنَ" [سُوْرَةُ اْلبَقَرَةِ ٣٠] ‏قَالُوْا: رَبَّنَا نَحْنُ أَطْوَعُ لَكَ مِنْ بَنِيْ آدَمَ، قَالَ اللهُ تَعَالَى لِلْمَلاَئِكَةِ: هَلُمُّوْا مَلَكَيْنِ مِنَ الْمَلاَئِكَةِ حَتَّى نُهْبِطَهُمَا إِلَى اْلأَرْضِ فَنَنْظُرَ كَيْفَ يَعْمَلاَنِ، ‏قَالُوْا: رَبَّنَا هَارُوْتَ وَمَارُوْتَ، فَأُهْبِطَا إِلَى اْلأَرْضِ، وَمُثِّلَتْ لَهُمَا الزُّهَرَةُ ‏امْرَأَةً مِنْ أَحْسَنِ الْبَشَرِ، فَجَاءَتْهُمَا فَسَأَلاَهَا نَفْسَهَا، فَقَالَتْ: لاَ وَاللهِ حَتَّى ‏تَتَكَلَّمَا بِهَذِهِ الْكَلِمَةِ مِنَ اْلإِشْرَاكِ، فَقَالاَ: وَاللهِ لاَ نُشْرِكُ بِاللهِ شَيْئًا أَبَدًا، ‏فَذَهَبَتْ عَنْهُمَا ثُمَّ رَجَعَتْ بِصَبِيٍّ تَحْمِلُهُ فَسَأَلاَهَا نَفْسَهَا فَقَالَتْ: لاَ وَاللهِ ‏حَتَّى تَقْتُلاَ هَذَا الصَّبِيَّ، فَقَالاَ: لاَ وَاللهِ لاَ نَقْتُلُهُ أَبَدًا فَذَهَبَتْ ثُمَّ رَجَعْتْ ‏بِقَدَحِ خَمْرٍ تَحْمِلُهُ فَسَأَلاَهَا نَفْسَهَا، فَقَالَتْ: لاَ وَاللهِ حَتَّى تَشْرَبَا هَذَا ‏الْخَمْرَ، فَشَرِبَا فَسَكِرَا فَوَقْعَا عَلَيْهَا وَقَتَلاَ الصَّبِيَّ، فَلَمَّا أَفَاقَا قَالَتِ الْمَرْأَةُ: ‏وَاللهِ مَا تَرَكْتُمَا شَيْئًا أَبَيْتُمَاهُ عَلِيَّ إِلاَّ قَدْ فَعَلْتُمَاهُ حِينَ سَكِرْتُمَا، فَخُيِّرَا بَيْنَ ‏عَذَابِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ، فَاخْتَارَا عَذَابَ الدُّنْيَا * رواه أحمد بن حنبل ‏في تفسير إبن كثير جزء ١‏
Yahya bin Bukairin bercerita padaku (Ahmad bin Khambal), ‎Zuhair bin Muhammad bercerita padaku (Yahya bin ‎Bukairin), dari Musa bin Jubairin, dari Nafik, dari Abdillah ‎bin Umar (Semoga Alloh member Barokah pada keduanya), ‎Abdillah bin Umar mendengar dari Nabi Muhammad ‎‎(Semoga Sholawat dan Salam tetap atasnya), Nabi ‎bercerita: Sesungguhnya Nabi Adam (Semoga ‎Keselamatan tetap atasnya) ketika sudah di turunkan Alloh ‎ke Bumi, Para Malaikat bertanya pada Alloh: Wahai ‎Tuhanku "Adakah Engkau menjadikan Makhluk untuk ‎menempati bumi…??? Yang mana kesehariannya berbuat ‎kerusakan dan membuat pertumapahan darah ‎‎(peperangan), Sedangkan Kami merasa sudah cukup untuk ‎Tasbih dengan memujimu dan Menyucikan padamu" Alloh ‎menjawab: Ketahuilan bahwa diriku mengetahui sesuatu ‎yang tak kalian ketahui. [QS. Albaqoroh : 30].‎ Para Malaikat berkata: Wahai tuhanku kami lebih Taat ‎kepadamu bila di bandingkan keturunannya Nabi Adam, ‎Alloh menjawab pertanyaan para malaikat: Sekarang ‎datangkanlah 2 Malaikat dari golonganmu yang akan saya ‎turunkan ke dunia untuk di uji bagaimana amal ‎perbuatannya…!!!! Mereka para Malaikat menjawab Harut ‎dan Marut, Selanjutnya kedua Malaikat tersebut di turunkan ‎ke bumi, pada saat itu ada bin bintang Zuharroh yang di ‎rupakan perempuan yang sangat cantik, dan perempan itu ‎menghampiri kedua Malaikat tersebut, dan akhirnya ‎keduanya menghendaki wanita tersebut, Perempuan itu ‎berkata: jangan, Demi Alloh kalian boleh memilikiku dengan ‎syarat kalian mau mengucapkan kalimat Syirik, Keduanya ‎langsung menolaknya dengan ucapan "Tidak" Demi Alloh ‎kami berdua tidak akan Berbuat atau mengucapkan ‎sesuatu yang berbau Syirik, dan perempuan itu menjauh ‎dari kedua Malaikat tersebut dan kembali dengan ‎membawa seorang anak kecil yang belum balight, Kedua ‎Malaikat tersebut tetap ingin menghendaki perempuan tadi, ‎Perempuan tersebut menjawab tidak mau dan mengajukan ‎tawaran baru dengan syarat bisa membunuh anak kecil ‎tersebut dan baru bisa memiliki perempuan tersebut, Kedua ‎Malaikat tersebut sontak menjawab demi Alloh Saya tidak ‎mau membunuh anak tersebut selamanya, Kemudian ‎perempuan tersebut pergi dan dan kembali dengan ‎membawa sebuah arak, Kedua Malaikat tersebut tetap ingin ‎menghendaki perempuan tersebut dan perempuan tadi ‎menolaknya sehingga mereka berdua mau meminum arak ‎yang di bawanya, dan ternyata kedua malaikat tersebut ‎setelah meminum arak berani melakukan perbuatan "Zina" ‎‎"Membunuh anak kecil" Setelah keduanya sadar dari ‎mabuknya, Perempuan tersebut berkata Demi Alloh Kalian ‎kalian telah mengerjakan semua yang kalian tolak sebab ‎arak yang kalian minum dan di anggap ringan, Pada ‎akhirnya kedua Malaikat Harut dan Marut di suruh memilih ‎salah satu dari dua pilihan antara siksaan dunia dengan ‎siksaan Akherat, kemudian Kedua malaikat tersebut ‎memilih siksaan di dunia. [HR. Ahmad bin Hambal Fii Tafsir ‎Ibni Katsir]
Kesimpulan dari kisah di atas yang bisa di ambil nasehat ‎adalah "Janganlah kita mengerjakan sesuatu yang remeh ‎atau yang di anggap ringan karena apa, seseorang tidak ‎akan terjatuh kerena terpeleset bongkahan yang besar ‎akan tetapi seseorang akan terjatu karena terpeleset ‎barang yang kecil atau remeh yaitu kulit pisang dan ‎semisalnya"

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi.
Jaza Kumulloohu Khoiroo.