أُدْعُ إِلَى سَبِيْلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِيْ هِيَ أَحْسَنُ ...الأية *سورة النحل ١٢٥
Berdakwahlah kamu dijalan Alloh dengan khikmah, Nasehat baik dan berbantahanlah kamu terhadap mereka {yang merintangi jalan Alloh} dengan yang lebih baik.(QS. An Nahl Ayat 125)

Rabu, 18 Januari 2017

DOANYA NABI YUSUF AS

اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ
عَنْ ابْنِ عُمَرَ رَضِي الله عَنْهُمَا قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَّلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أُلْقِيَ يُوْسُفُ فِيْ الْجُبِّ أَتَاهُ جِبْرِيْلُ عَلَيْهِ السَّلاَمَ، فَقَالَ لَهُ يَا غُلاَمَ مَنْ أَلْقَاكَ فِيْ هَذَا الْجُبِّ، قَالَ إِخْوَتِيْ، قَالَ، وَلَمْ قَالَ لِمَوَدَّةِ أَبِيْ إيَّايَ حَسَدُوْنِيْ، قَالَ تُرِيْدُ الْخُرُوْجُ مِنْ هَهُنَا، قَالَ ذَاك إِلَى إِلَهَ يَعْقُوْبَ قَالَ قُلْ
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسأَلُكَ بِاسْمِكَ الْمَخْزُوْنِ وَالْمَكْنُوْنِ يَا بَدِيْعَ السَّمَوَات وَاْلأَرْضِ، يَا ذَا الْجلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ ذَنْبِيْ وَتَرْحَمَنِيْ وَأَن تَجْعَلَ لِيْ مِنْ أَمْرِيْ فَرْجًا وَمَخْرَجاً وَأَنْ تَرْزُقَنِيْ مِنْ حَيْثُ أَحْتَسِبُ وَمِنْ حَيْثُ لاَ أَحْتَسِبُ
فَقَالَهَا فَجَعَلَ الله لَهُ مِنْ أَمْرِهِ فَرْجَا وَمَخْرَجاً وَرَزَقَهُ مَلَكَ مِصْرٍ مِنْ حَيْثُ لاَ يَحْتَسِبُ، فَقَالَ النَّبِيُّ صَّلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَلظُّوْا بِهَؤُلاَءِ الْكَلِمَاتِ فَإِنَّهُنَّ دُعَاءَ الْمُصْطَفِيْنَ اْلأَخْيَارِ * رواه الدر المنثور
Artinya:
Dari Ibnu Umar RA. Rasulullah SAW bersabda, “Ketika Nabi Yusuf AS dicampakkan ke dalam sumur, Jibril AS datang untuk berkata ‘hai Nak, siapa yang mencampakkan kau ke dalam ini sumur?’. Dia menjawab ‘saudara-sasudara saya’. Jibril bertanya ‘kenapa?’. Dia menjawab ‘karena cinta ayah tercurah pada saya. Mereka dengki pada saya’. Jibril bertanya ‘kau ingin keluar dari sini?’. Dia menjawab ‘itu (saya serahkan) pada Tuhan Yaqub’. Jibril berkata ‘katakan:
Allaahumma innii as’aluKa bismiKal Makhzuuni wal Maknuuni yaa badii’as samaawaati wal ardhi yaa Dzal Jalaali wal Ikraami an taghfira lii dzanbii wa tarchamanii wa an taj’ala lii min amrii farajan wa makhrajaa wa an tarzuqanii min chaitsu achtasibu wa min chaitsu laa achtasib’.
Artinya:
Ya Allah, sungguh saya mohon padaMu, dengan NamaMu yang disimpan dan disembunyikan. Ya yang membuat beberapa langit dan bumi. Ya pemilik keagungan dan pemulia, agar: 1), Kau ampuni dosa saya. 2), Dan agar Kau sayangi saya. 3), Dan agar Kau jadikan jalan keluar (dari kesulitan) dan kebahagiaan untuk saya. 4), Dan agar Kau beri saya rizqi dari yang saya perhitungkan dan yang tidak saya perhitungkan.
Yusuf AS pun membacanya. Ternyata Allah azza wajalla menjadikan Jalan Keluar (dari kesulitan) dan Kebahagiaan, untuknya, dan memberi Anugrah Kerajaan Mesir dari yang tidak dia sangka.”
SEMOGA BERMANFAAT
الْحَمْدُ لِلَّهِ جَزَاكُمُ اللهُ خَيْرًا

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih anda sudi memberikan masukan. Kami berharap komentar anda relevan dengan artikel ini. Komentar anda akan muncul setelah proses moderasi.
Jaza Kumulloohu Khoiroo.